Rabu, 20 Februari 2013

Refleksi Problem Utama Inovasi Pembelajaran (Matematka) pada PLPG dan Sertifikasi Guru


http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/problem-utama-inovasi-pembelajaran.html?showComment=1361368484932#c6842217217605425447

Selama ini pembelajaran masih berpusat kepada guru. Siswa hanya menerima apa yang diberikan oleh guru, ibaratnya adalah guru sebagai dalang dan siswa sebagai wayangnya. Para wayang ini hanya mengikuti kemauan sang dalang saja, sehingga terkadang kita menjumpai siswa yang sebatas ingat rumus saja. Siswa tidak dapat mengembangkan rumusnya atau dapat dikatakan bahwa siswa tidak paham. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran yang dapat mengubah pembelajaran dari yang berpusat kepada guru menjadi berpusat kepada siswa. Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat membuat siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Siswa dirangsang untuk dapat memiliki keinginan belajar yang tinggi. Dengan keinginan belajar yang tinggi, siswa akan dapat aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika dibuat sedemikian rupa sehingga siswa menyukai pelajaran matematika. Guru dapat membuat alat-alat peraga yang menarik dan dapat membantu siswa dalam pembelajaran. Namun, alat peraga ini tidak hanya dipegang oleh guru saja melainkan juga oleh para siswa, sehingga mereka akan lebih jelas dan lebih paham.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar