Jumat, 14 Juni 2013

Refleksi Elegi Menggapai Belajar dan Mengajar


Elegi di atas menggambarkan bahwa guru hendaknya mengubah cara mengajarnya dari yang semula tradisional menjadi inovatif. Pembelajaran yang tradisional itu cenderung hanya membuat siswa pasif dan yang terjadi hanyalah komunikasi satu arah dari guru ke siswa. Keadaan ini seolah-olah menggambarkan bahwa siswa hanyalah seperti tong kosong yang perlu diisi. Ini dapat berakibat mematikan intuisi siswa. Potesi-potensi yang ada dalam diri siswa menjadi tidak muncul dan berkembang. Pembelajaran sekarang ini seharusnya merupakan pembelajaran yang inovatif dimana guru hanya bertindak sebagai fasilitator saja sedangkan siswa menjadi subyek dalam pembelajan. Biarkan siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Berikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk menenmukan pengetahuannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar