Ebbutt and Straker (1995) mendefinisikan school mathematics atau hakikat matematika sekolah sebagi berikut:
1. Matematika adalah kegiatan penelusuran pola atau hubungan
Guru perlu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk menemukan pola dan hubungan. Berikan siswa kesempatan untuk menemukan pola yang berbeda-beda sesuai dengan pemikiran dan penyelidikan mereka masing-masing. Kegiatan mencari pola ini dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran.
2. Matematika adalah kegiatan problem solving
Guru perlu menyediakan lingkungan belajar yang merangsang timbulnya permasalahan matematika. Selain itu, guru perlu memfasilitasi siswa dalam rangka memecahkan permasalahan matematika ini. Kegiatan problem solving ini, siswa akan dapat untuk berpikir lebih kritis dan logis. Siswa didibiarkan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan matematika dengan cara mereka sendiri.
3. Matematika adalah kegiatan investigasi
Kegiatan investigasi ini akan meningkatkan rasa keingintahuan siswa terhadap permasalahan-permasalahan matematika sehingga mereka akan berusaha untuk mencari segala informasi dari berbagai sumber.
4. Matematika adalah komunikasi
Dalam pemebelajaran matematika, siswa dibiarkan untuk mengungkapkan hasil dari olah pikir mereka, sehingga akan ada komunikasi antar siswa dengan siswa dan siswa dengan guru sehingga akan didapat kesimpulan pembelajaran yang tidak hanya berasal dari guru saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar