Jumat, 07 Juni 2013

Refleksi Elegi Seorang Hamba Menggapai Keputusan


Pengetahuan itu dibangun oleh a priori dan a posteriori. A priori adalah pengetahuan yang bersifat abstrak dan maya, berupa keterangan-keterangan. A priori hanya ada dalam pikiran dan memori kita. Sedangkan a posteriori adalah pengetahuan yang berasal dari proses penginderaan kita. Pengetahuan yang kita miliki baru dikatakan benar jika sama dengan kenyataannya.
Pengetahuan yang baru terdiri dari a priori saja itu baru mencakup setengahnya. Begitu pula pengetahuan yang hanya terdiri dari a posteriori saja itu juga baru mencakup setengahnya. Jadi, untuk membangun pengetahuan secara utuh diperlukan a priori dan a posteriori.

Untuk menggapai pengetahuan itu ada halangannya. Halangannya salah satunya adalah prasangka yang buruk. Bila kita sudah berprasangka buruk terhadap suatu pengetahuan, maka kita akan sulit untuk membangun pengetahuan itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar