Allah memiliki dua
wajah yaitu jalaliyyah dan jamaliyyah. Jalaliyyah yaitu nama Allah yang
menunjukkan kebesaran-Nya, keagungan-Nya, kemahaperkasaan-Nya,
ketidakdapat-terbantahan-Nya, dan kekuatan-Nya untuk memaksa manusia, yang
sangat berat siksaan-Nya, Al-Mutaqim-Sang Pembalas Dendam. Allah SWT itu tidak
boleh kita bayangkan karena Allah itu tidak bisa dibayangkan dan tidak ada yang
menyerupainya. Untuk dapat membayangkan Allah, kkta harus melakukan pembersihan
terhadap diri kita. Pembersihan terhadap bayangan apapun tentang Allah. Dengan
sifat-sifat jalaliyyah Allah, kita hendaknya memposisikan diri kita sebagai
hamba-Nya.
Wajah lain Allah adalah jamaliyyah. Jamaliyyah yaitu sisi
yang menunjukkan keindahannya. Ini ditunjukkan
dengan sifat-sifat Allah. Dari sisi jamaliyyah, kita harus melakukan
tasybih yaitu meniru Allah dan menyerupai-Nya dalam sifat-sifat-Nya yang indah,
berakhlak dengan akhlak Allah, dan mencoba menyerap sifat-sifat Allah ke dalam
diri kita. Hal ini akan membuat kita merasa dekat dengan Allah, inilah yang
disebut dengan cinta kita kepada Allah.
Manusia hendaknya memadukan jalaliyyah dan jamaliyyah agar
hidup kita seimbang. Kita bisa berlaku bebas namun tetap berpegang teguh pada
aturan Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar